LEMP ( Linux, nginx, Mysql/Mariadb, PHP )

Kemarin kita sudah bahas untuk memasang LAMP dan kali ini kita akan menginstall lemp, bagi yang baru kenal dengan singkatan LEMP mungkin akan bingung E nya dari mana ?
Perlu diketahui bahwa nginx itu bacanya bukan nging ya sob, tapi engine X dari sini tau kan E pada LEMP itu dari mana ?

Banyak yang bilang nginx ini lebih stabil dari pendahulunya si apache2 dan lebih irit dalam kosumsi resource, untuk masalah ini silahkan anda bandingkan sendiri, bagi saya setiap aplikasi pasti ada plus dan minusnya.

NGINX
Menurut beberapa artikel yang saya baca Ningx adalah sebuah webserver dan proxy server yang high performance dengan konsumsi memri yang rendah dan Nginx juga digunakan oleh web bersekala besar seperti netfilx, pinterest, cloudflare, github.
Untuk menginstall nginx pada system operasi Ubuntu silahkan ketikan perintah dibawah ini

apt install nginx –y

Database
Untuk menginstall database mysql silahkan menggunakan perintah dibawah ini

apt install mysql-server mysql-client –y

Dan gunakan perintah dibawah ini untuk menginstall mariadb

apt install mariadb-server –y

Dan untuk lebih lengkapnya bisa dilihat pada postingan tentang LAMP

Install PHP-FPM
PHP-FPM adalah alternative untuk menggantikan PHP FastCGI lama tentunya dengan menyediakan fitur tambahan dan peningkatan kecepatan. Pada langkah ini, kita akan menginstall PHP-7.2-FPM dengan beberapa ekstensi tambahan yang dibutuhkan. Untuk menginstallnya silahkan jalankan perintah ini.

apt install php7.2 php7.2-fpm php7.2-cli php7.2-curl php7.2-mysql php7.2-curl php7.2-gd php7.2-mbstring php-pear –y

setelah proses installasi selesai, jalankan service PHP-FPM dengan perintah

systemctl start php7.2-fpm
systemctl enable php7.2-fpm

untuk mengecek apakah sudah berjalan dengan baik silahkan ketikan perintah

netstat –pl | grep php

dan hasilnya kira2 seperti ini

Config NGINX dan PHP-FPM
Step selanjutnya adalah mengkonfigurasi dari sisi nginx dan PHP-FPM, untuk nginx silahkan buka nginx.conf.

nano /etc/nginx/nginx.conf

Hilangkan comen pada

keepalive_timeout 2;
server_tokens off;

selanjutnya edit default nginx server block atau virtualhost

nano /etc/nginx/site-available/default

perhatikan defaultnya adalah seperti dibawah ini.

# pass PHP scripts to FastCGI server
        #
        #location ~ \.php$ {
        #       include snippets/fastcgi-php.conf;
        #
        #       # With php-fpm (or other unix sockets):
        #       fastcgi_pass unix:/run/php/php7.3-fpm.sock;
        #       # With php-cgi (or other tcp sockets):
        #       fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;
        #}

Dan anda rubah menjadi

# pass PHP scripts to FastCGI server
        #
        location ~ \.php$ {
               include snippets/fastcgi-php.conf;
        #
        #       # With php-fpm (or other unix sockets):
               fastcgi_pass unix:/run/php/php7.3-fpm.sock;
        #       # With php-cgi (or other tcp sockets):
        #       fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;
        #}

Lalu anda simpan dan cek apakan config yang kita lakukan ada errot atau tidak dan jika tidak ada lanjut dengan merestart service nginx dengan cara.

nginx –t
systemctl reload nginx 

Pada PHP-FPM configurasi yang dilakukan hanya mengubah file php.ini silahkan ketikan perintah berikut ini.

nano /etc/php/7.2/fpm/php.ini

Hilangkan comment pada bagian

cgi.fix_pathinfo=0

simpan dan exit, selanjutnya silahkan restart servis php-fpm dengan cara

systemctl restart php7.2-fpm

dan sampai disin seharusnya lemp sudah berjalan dengan baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *