Jogjamu

orang berkata indah kotamu  namun rasaku begitu tersika akan rasa salahku padamu orang berkata begitu romantisnya...

Yang Tergusur

dulu...  disini kita tertawa bersama  menyapa pagi dengan segelas kopi dengan sisa - sisa mimpi malam tadi ...

tanyaku

kesetiaan tak mengel aka usia yang ada kesetiaan termakan usia tak ada yang tau kapan pastinya kesetiaan itu kan...

Dari mana

dari mana dan mulai kapan  aku tak tau rasa itu datang rasa yang terus bersemayam dihati rasa yang merubah kobaran...

Aku Rindu

dalam hening  dalam rintik  malam yang terus mengajak aku selalu bertanya malam yang terus mengajak aku selalu...

Aiunun

ainun....  hari ini aku kembali berkeluh kesah kepadamu hari ini aku kembali mencurahkan isi hatiku...

niar

niar.... satu nama teman dikala aku mengenal dosa bukan rupa hanya dengan suara sesederhana itu menjadikanku...

Senyumku Padamu

kau minta padaku hentikan kepulan kepulan asap dari mulutku.... karena tak baik untuk ini dan itu katamu... ku balas...

Rintik Hujan

terima kasih tuhan..... melalui hujanmu kutemukan rindu... melalui hujanmu kutemukan bahasa cintamu... melalui...